top of page

Bikin Portofolio Kreatif Begini, Auto Dapet Banyak Klien!

Sebelum lebih jauh coba kita kenalan dulu sama portofolio kreatif, apa sih portofolio? Ini nih creative portfolio tips yang baik, simak ya...


Daripada overthinking, mendingan kita kita kupas pembahasan ini bareng-bareng!


Apa Sih Portofolio Kreatif?

Portofolio kreatif menjadi salah satu subjek yang paling krusial saat melamar kerja baik kerja kantoran maupun kerja freelance. Sebelum menghire kita, biasanya calon klien buyer atau recruiter akan melihat dan menilai portofolio kita lebih dulu.

Kreativitas dan skill yang kita miliki menjadi alasan utama mengapa kita layak mendapatkan posisi tersebut, maka kita harus bisa mengikutsertakan segala kreativitas kreatif terbaik kita ke dalam portofolio.


Selain isi dari portofolio, yang perlu diperhatikan adalah desain visualnya. Visual yang bagus, unik dan rapi akan membuat portofolio kita semakin terlihat menarik dimata calon klien atau buyer dan membuat mereka yakin bahwa kita adalah kandidat yang berkompeten.


Fungsi Portofolio Apa Aja Ya?

Sebelum membahas gimana caranya bikin portofolio kreatif jadi auto dapet banyak klien, kita cari tahu dulu yuk apa aja sebenarnya fungsi dari portofolio.


Pertama, seperti yang sudah di bahas di atas, portofolio itu merupakan bukti pencapaian kita selama ini sebagai bahan pertimbangan So, pastiin pencapaian terbaik yang ter up to date ada di dalam portofolio kita.


Kedua, mempermudah klient atau calon buyer mengetahui apakah posisi yang kita inginkan sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan. Jika cocok, tidak menutup kemungkinan untuk kamu langsung di hire dan langsung bekerjasama.


Terakhir yaitu personal branding, dengan portofolio kita bisa menonjolkan karakteristik diri sendiri baik dari segi kemampuan maupun kepribadian. Orang lain akan selalu mengingat kita dari persona portofolio yang ditampilkan. Jadi wajib banget menyusun portofolio dengan persona yang menarik!


Jadi gimana cara building an impressive portfolio?a
  • Tentukan dan kelompokkan minat dan bakat.

Bisa dibilang ini menjadi bagian yang sulit. Kita harus mengenal diri lebih dalam lagi, minat dan bakat kreatif apa saja yang ada pada diri kita. Jangan pernah memaksakan diri untuk masuk ke bidang lain agar terlihat keren, tapi pastikan bahwa kita expert dibidang tersebut.


Gak ada salahnya kalau kita hanya menguasai satu bidang, misalnya dalam dunia desain, kamu hanya tertarik pada desain packaging atau desain logo. It’s okay! Pastikan kamu melampirkan semua desain terbaik dan terkeren disini.

  • Cari referensi portofolio dan riset pasar.

Tujuannya supaya kita memiliki gambaran bagaimana portofolio yang akan dibuat nantinya. Selain mengetahui gambaran portofolio yang akan dibuat bagaimana, sebagai desainer kita juga harus bisa melihat riset pasar, agar terlihat expert di industri desain ini.


Kita harus jeli dalam melihat bagaimana sih kriteria desain yang memiliki nilai komersial, karena kalau hanya bagus saja tapi gak sesuai dengan kebutuhan buyer, desain kita akan sulit terjual.


Jangan lupa, setiap desain yang bakalan dicantumkan di portofolio juga lebih baik disertakan dalam bentuk mock up juga, biar keliatan lebih menarik dan buyer bisa langsung membayangkan desain terkait bisa digunakan untuk apa aja.


Nah itu dia cara membuat portofolio kreatif auto dilirik dan langsung dipinang sama calon buyer yang bisa menginspirasi kamu dalam membuat portofolio.


Portofolio seorang desainer jaman now gak hanya dalam bentuk file PDF kok, udah banyak yang punya portofolio dalam bentuk digital. So kamu juga bisa punya portofolio digital di platform HiDimas, selain jadi portofolio, aset kamu juga bisa kasih kamu pendapatan tambahan. Win-win solution bukan?


Baca juga tentang bangun portofolio digital di sini.


Comentários


bottom of page