top of page
Gform_banner.jpg

Industri Kreatif Lokal: Dilema Potensi vs Realita Pasar


Industri Kreatif Lokal: Dilema Potensi vs Realita Pasar

Kreativitas merupakan salah satu aset berharga bagi sebuah negara, beruntungnya generasi muda udah banyak melek kreatif.


Kreativitas anak Indonesia udah gak usah diragukan lagi, banyak para pejuang kreatif yang bahkan sudah melebarkan sayap sampai internasional.


Lalu, kenapa para pejuang kreatif masih sulit berkembang di industri kreatif Indonesia?


Menurut kamu sebagai salah satu pejuang kreatif, apa yang buat kamu sulit buat survive?


Ada 2 faktor yang mungkin jadi penghalang:


1.Potensi Besar Tapi Daya Tampung Masih Kecil

Industri kreatif Indonesia memiliki potensi besar, ada banyak desainer, penulis dan para kreator konten digital yang lahir setiap harinya.


Harusnya potensi ini memberikan dampak positif pada ekonomi negara, tapi kenyataannya potensi dan daya tampung yang ada belum sebanding.


Hal ini bisa terjadi karena para pejuang kreatif yang belum menemukan pasar yang tepat dan konsumen yang kesulitan menemukan kreator yang sesuai dengan kebutuhan mereka.


Menurut Badan Pusat Statistik tahun 2019, jumlah pekerja sektor kreatif Indonesia mencapai 17.63 juta orang, namun hanya sedikit yang bisa menemukan pasar yang tepat.


2.Kurangnya Apresiasi untuk Para Pejuang Kreatif

Kurangnya apresiasi dan penghargaan bagi para pejuang kreatif adalah masalah umum.


Karya-karya mereka seringkali diabaikan atau bahkan ada pihak-pihak lain yang berani memalsukan tanpa memberikan royalty kepada si kreator.


Sebagai bagian dari pejuang kreatif pastinya marah banget dong kalau hal ini terjadi pada kita, bukannya dihargai ehh malah dipalsukan, emosinya langsung naik ke ubun-ubun gak tuh?


Ini nih yang bikin para kreator males, semangat berkaryanya jadi ilang. Bukannya dikasih ruang, eh malah dibajak kreativitasnya.


Terus Gimana Supaya Kreativitas Para Pejuang Kreatif Bisa Dihargai?

Para pejuang kreatif seharusnya disediakan wadah yang memfasilitasi kebutuhan mereka supaya pasar kreatif Indonesia bisa semakin maju.


Untuk menjawab kebutuhan ini, HiDimas pun hadir.


HiDimas, sebagai platform kreatif yang peduli terhadap hak cipta dan kekayaan intelektual berkomitmen untuk memberikan tempat yang aman bagi para kreator untuk memamerkan sekaligus memberi reward pada karya mereka.


Bener gak sih kalo ini ruang yang kita cari-cari selama ini?


Tapi HiDimas tentunya membutuhkan bantuan dari para kreator kreatif untuk memastikan bahwa mereka adalah pemilik resmi aset tersebut sehingga kreativitas mereka dilindungi oleh hukum Indonesia.


Dengan syarat dan ketentuan yang sudah dikaji, HiDimas berharap bisa jadi solusi kegalauan para pejuang kreatif yang sulit menjualkan aset mereka, gak perlu takut lagi kalo karya kamu diambil alih oleh pihak ketiga.


Mau jadi kontributor HiDimas tapi masih galau? Baca mengenai keuntungan jadi kontributor HiDimas di sini yuk!

Terbaru

bottom of page