top of page

Jangan Sembarangan Kasih Warna Logo, Ini Dia Maknanya Menurut Psikologi!


Jangan Sembarangan Kasih Warna Logo

Siapa nih yang lagi buat branding sebuah produk? Poin utama dalam menarik audiencenya adalah logo, iya kan? Yappss dalam mengenalkan sebuah produk, tentunya kamu udah punya logo yang pas untuk dipamerin ke pasarnya.


Pernah dong liat logo Facebook, Windows, atau Apple? Pas lihatnya aja orang-orang langsung tahu itu produk apaan dan siapa pendiri produk itu. Pastinya kamu juga pengen produkmu dikenal langsung dengan sendirinya kayak gitu kan?


Nah, kasih warna dalam sebuah logo agar mudah dikenali masyarakat, ternyata kita ga bisa sembarangan pilih warna aja loh, jadi wajar banget kalo ide warna logo dibandrol dengan harga tinggi, contohnya aja Pertamina harganya mencapai 5,1 miliar lhoo, waw fantastis banget gak sih!!


Faktanya, menurut psikologi setiap warna yang dipadukan dalam sebuah logo ada makna tertentu, jadi jangan asal kasih aja, nanti meaningnya ga dapet. Oke deh langsung aja nih makna warna menurut psikologi:


1. Merah

Buka cuma melambangkan semangat, ternyata merah juga mudah menarik perhatian masyarakat. Menurut psikologi, ternyata warna merah itu mengandung unsur yang energetik, proaktif dan agresif. Contohnya seperti YouTube dan Coca Cola yang memilih merah sebagai brand icon produknya. Btw, kamu suka gak warna merah?


2. Ungu

Katanya sih warna unggu telihat canggih tapi misterius, eh gimana tuh maksudnya? Nah jadi bisa di bilang ungu itu diam-diam menghanyutkan gitu, aseeek. Warna ini identik dengan kemewahan, kebijaksanaan dan spritualitas, warna ini juga dikenal sedikit sombong. Contohnya seperti Hallmark dan Yahoo yang memilih warna ungu menjadi identitas mereka.


3. Biru

Warna biru sering dibilang melambangkan kepercayaan, kayak warna laut yang bikin percaya kalo semua baik-baik aja, eh gimana-gimana? haha, oke lanjut, warna biru banyak digunakan beberapa startup di Indonesia, salah satunya adalah Ruang Guru, dimana mereka menunjukkan profesional dan dapat dipercaya oleh masyarakat.


4. Hijau

Dalam psikologi warna, hijau dipercaya menghadirkan keseimbangan emosi. Warna ini dianggap sebagai penengah dan bisa mendamaikan keadaan, wah sesuai banget nih sama kepribadian plegmatis. Misalnya Gojek yang memakai hijau sebagai identitasnya, dipercaya mampu memberikan solusi ditengah kemacetan, udah paling bener emang ini, haha.


5. Kuning

Secara psikologi, warna kuning mengandung optimis dan kebahagiaan, ooh pantes aja semua emoticon bahagia selalu pake warna ini. Brand yang menggunakan warna ini dianggap mampu menciptakan ide kreatif, contohnya IKEA dan Ferrari.


Jadi jangan asal pilih warna untuk logo brand kamu ya guyss!! Cari tahu dulu apa makna psikologinya biar relevan sama identitas product nya.

Commentaires


bottom of page